This page is in Indonesian. Continue in English? Switch to English
Panduan • 20 Agu 2026

Musim Whale Shark Talisayan (Hiu Paus): Waktu Terbaik, Rute & Etika Berenang

Whale shark atau hiu paus dapat dijumpai di perairan Talisayan, Berau, terutama di sekitar bagan nelayan. Pelajari waktu terbaik berkunjung, cara menuju lokasi dari Pulau Derawan, peluang encounter, hingga aturan berenang yang bertanggung jawab.

trip derawan pulau derawan

Whale shark atau hiu paus (Rhincodon typus) adalah salah satu pengalaman laut paling istimewa yang bisa ditemukan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Salah satu lokasi kemunculannya adalah perairan Talisayan, di pesisir timur Berau. Di sini, hiu paus sering terlihat berenang di sekitar bagan nelayan, yaitu platform penangkapan ikan yang menggunakan cahaya untuk mengumpulkan ikan-ikan kecil pada malam hari.

Ikan kecil yang berkumpul di sekitar bagan menjadi salah satu alasan hiu paus mendekati area tersebut untuk mencari makan. Hubungan antara hiu paus dan aktivitas bagan di perairan Talisayan juga telah lama menjadi objek penelitian dan kegiatan konservasi.

Namun ada satu hal penting yang perlu diketahui sebelum merencanakan perjalanan:

Whale shark adalah satwa liar. Tidak ada tanggal, bulan, atau operator yang dapat menjamin 100% bahwa hiu paus akan muncul.

Kondisi laut, cuaca, aktivitas bagan, ketersediaan makanan, serta pergerakan alami hiu paus semuanya memengaruhi peluang encounter.

Kapan Musim Whale Shark Talisayan?

Jawaban singkat

Hiu paus dapat dijumpai di Talisayan sepanjang tahun, tetapi peluang melihatnya tidak selalu sama setiap bulan.

Penelitian di perairan Berau yang dipublikasikan WWF mencatat kemunculan hiu paus di Talisayan sepanjang tahun. Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa kemunculan sering berkaitan dengan waktu beroperasinya bagan pada musim selatan, yang dalam penelitian tersebut disebut sekitar Juni–Oktober atau dalam rentang yang lebih luas Mei–Desember.

Karena itu, istilah “musim whale shark Talisayan” sebaiknya tidak dipahami sebagai kalender yang pasti.

Untuk wisatawan, cara yang lebih tepat adalah melihatnya sebagai jendela perjalanan.

Secara praktis:

  • Hiu paus bisa muncul sepanjang tahun.
  • Periode ketika bagan aktif biasanya memberikan peluang encounter yang lebih baik.
  • Aktivitas bagan sangat dipengaruhi musim dan kondisi laut.
  • Laporan kemunculan terbaru dari nelayan dan pemandu lokal lebih berguna dibanding hanya mengandalkan kalender.
  • Tidak ada periode yang dapat menjamin whale shark pasti muncul.

Jika tujuan utama perjalanan Anda adalah melihat whale shark, sebaiknya konfirmasi kondisi dan laporan kemunculan terbaru beberapa hari sebelum perjalanan.

Mengapa Whale Shark Muncul di Talisayan?

Whale shark bukan datang ke Talisayan karena “dipelihara” atau tinggal di satu titik tertentu.

Mereka adalah satwa laut yang bergerak secara alami.

Salah satu alasan mereka sering terlihat di perairan Talisayan adalah keberadaan bagan nelayan.

Bagan menggunakan cahaya pada malam hari untuk menarik ikan-ikan kecil. Ikan kemudian berkumpul di sekitar jaring, dan konsentrasi makanan inilah yang dapat menarik perhatian hiu paus.

Whale shark merupakan filter feeder. Meskipun ukurannya sangat besar, makanannya justru terdiri dari organisme berukuran kecil seperti zooplankton, telur ikan, serta ikan pelagis kecil.

Karena itulah pemandangan seekor hiu paus berenang perlahan di dekat bagan merupakan fenomena yang sangat khas di perairan Berau.

Di Mana Talisayan?

Talisayan merupakan sebuah kecamatan pesisir di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Lokasi encounter whale shark bukan berada di pantai atau dermaga Talisayan, melainkan di perairan sekitar Talisayan, terutama di area tempat bagan nelayan beroperasi.

Bagi wisatawan yang sedang berada di Kepulauan Derawan, perjalanan whale shark biasanya dilakukan menggunakan speedboat menuju area bagan.

Dari Pulau Derawan, keberangkatan biasanya dilakukan sebelum matahari terbit.

Pada perjalanan wisata yang berangkat langsung dari Pulau Derawan, waktu tempuh laut menuju area Talisayan umumnya sekitar ±1,5 jam, tergantung titik bagan yang aktif, jenis kapal, arus, gelombang, dan kondisi cuaca. Derawan.id saat ini menggunakan keberangkatan sekitar pukul 04.00 WITA sebagai acuan operasional untuk perjalanan ini.

Kenapa Harus Berangkat Sekitar Jam 4 Pagi?

Bangun pukul tiga pagi saat sedang liburan memang terdengar ekstrem.

Tetapi perjalanan menuju Talisayan berbeda dengan island hopping biasa.

Tujuannya adalah mencapai area bagan pada pagi hari ketika aktivitas nelayan dan kondisi di sekitar bagan masih mendukung untuk melakukan pengamatan.

Jika berangkat dari Pulau Derawan sekitar pukul 04.00 WITA dan perjalanan membutuhkan sekitar 1,5 jam, kapal dapat mencapai kawasan Talisayan ketika langit mulai terang.

Keberangkatan lebih pagi juga memberikan ruang waktu yang lebih baik apabila lokasi bagan aktif pada hari tersebut berada lebih jauh dari perkiraan.

Namun waktu keberangkatan bukan aturan universal.

Jam aktual harus mengikuti informasi nelayan, pemandu, kondisi cuaca, dan lokasi kemunculan terbaru.

Jam aktual harus mengikuti informasi nelayan, pemandu, kondisi cuaca, dan lokasi kemunculan terbaru.

Bagaimana Cara Menemukan Whale Shark?

Perjalanan whale shark bukan seperti datang ke akuarium dengan lokasi satwa yang selalu sama.

Hiu paus terus bergerak.

Karena itu, informasi dari nelayan lokal sangat penting.

Pada hari perjalanan, pemandu biasanya perlu mengetahui:

  • bagan mana yang sedang beroperasi,
  • apakah ada laporan kemunculan,
  • bagaimana kondisi laut,
  • bagaimana kondisi angin,
  • serta apakah area aman untuk dikunjungi.

Inilah alasan mengapa laporan lokal terbaru sering kali jauh lebih berharga daripada sekadar memilih bulan berdasarkan kalender.

Bahkan pada bulan yang dianggap bagus, encounter tetap tidak dapat dijamin.

Sebaliknya, hiu paus juga dapat muncul di luar periode yang biasanya dianggap paling ideal.

Apakah Whale Shark di Talisayan Selalu Ada?

Tidak.

Ini adalah salah satu informasi terpenting dalam merencanakan perjalanan ke Talisayan.

Whale shark adalah satwa liar yang bergerak bebas di laut.

Meskipun Talisayan merupakan salah satu kawasan kemunculan hiu paus yang dikenal di Berau, keberadaannya pada satu bagan atau satu hari tertentu tetap bergantung pada kondisi alam.

Karena itu, lebih baik menggunakan istilah:

“peluang melihat whale shark”

daripada:

“pasti berenang dengan whale shark.”

Pendekatan ini bukan hanya lebih jujur terhadap wisatawan, tetapi juga lebih menghormati karakter alami satwa tersebut.

Talisayan vs Whale Shark di Pulau Derawan

Whale shark tidak hanya tercatat di Talisayan.

Penelitian WWF juga pernah mencatat kemunculan hiu paus di sekitar Pulau Derawan.

Publikasi WWF tahun 2019 menyebut bahwa pada data pengamatan saat itu, kemunculan di Talisayan tercatat sepanjang tahun, sementara kemunculan di sekitar Pulau Derawan lebih banyak tercatat pada periode November–Maret. WWF juga menemukan bahwa beberapa individu yang sama terlihat di kedua lokasi, menunjukkan bahwa perairan Talisayan dan Derawan merupakan bagian dari ruang jelajah populasi hiu paus di Berau.

Data tersebut penting untuk memahami ekologi hiu paus, tetapi tidak sebaiknya digunakan sebagai kalender jaminan perjalanan karena pola kemunculan dapat berubah.

Untuk wisatawan, laporan lapangan terbaru tetap menjadi acuan terbaik.

Fakta Singkat Whale Shark Talisayan

  • Nama Indonesia: Hiu paus
  • Nama Inggris: Whale shark
  • Nama ilmiah: Rhincodon typus
  • Lokasi: Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
  • Habitat: Laut tropis dan subtropis
  • Makanan: Zooplankton, telur ikan, ikan kecil, dan organisme laut berukuran kecil
  • Karakter makan: Filter feeder
  • Status di Indonesia: Dilindungi penuh
  • Aktivitas wisata: Pengamatan dan snorkeling dengan aturan khusus

Hiu paus merupakan spesies ikan terbesar di dunia. Panduan konservasi terbaru untuk perairan Berau juga menegaskan bahwa spesies ini dilindungi penuh di Indonesia.

Meskipun memiliki kata “shark” atau “hiu” pada namanya, whale shark bukan predator manusia.

Mereka mendapatkan makanan dengan menyaring air laut melalui mulut dan insangnya.

Namun tubuhnya tetap sangat besar dan kuat, sehingga wisatawan harus menjaga perilaku dan mengikuti arahan pemandu ketika berada di dalam air.

Etika Berenang dengan Whale Shark

Melihat whale shark dari jarak dekat adalah pengalaman luar biasa.

Tetapi tujuan utamanya bukan mendapatkan foto sedekat mungkin.

Tujuannya adalah mengamati satwa liar tanpa mengubah perilaku alaminya.

Panduan interaksi wisata hiu paus yang disusun bersama WWF Indonesia, pemerintah, pengelola kawasan dan pemangku kepentingan di Berau menetapkan sejumlah aturan penting.

1. Ikuti briefing pemandu

Sebelum turun ke air, dengarkan penjelasan mengenai kondisi lokasi, durasi interaksi, keselamatan, dan perilaku yang diperbolehkan.

2. Masuk ke air dengan tenang

Turun menggunakan tangga. Jangan melompat ke air di dekat whale shark karena suara dan gerakan mendadak dapat mengganggu satwa.

3. Jangan menyentuh whale shark

Jangan menyentuh, memegang, menarik sirip, atau mencoba menunggangi whale shark.

Biarkan satwa menentukan arah dan jarak interaksinya sendiri.

4. Jangan mengejar

Jika whale shark berenang menjauh, jangan mengejarnya.

Pengalaman terbaik justru terjadi ketika snorkeler tenang dan membiarkan hiu paus bergerak secara alami.

5. Jangan memberi makan

Wisatawan tidak diperbolehkan memberi makan whale shark.

Pemberian makanan dapat mengubah perilaku alami satwa dan meningkatkan risiko interaksi yang tidak sehat dengan manusia.

6. Hindari gerakan dan suara berlebihan

Jangan berteriak, melakukan gerakan mendadak, atau membuat keributan di sekitar whale shark.

7. Kamera boleh, flash tidak

Foto dan video diperbolehkan, tetapi jangan menggunakan flash atau strobe.

8. Jangan gunakan underwater scooter atau jetski

Perangkat bermotor yang dapat mengejar atau mengganggu whale shark tidak diperbolehkan ketika berinteraksi dengan satwa.

9. Batasi jumlah orang dan waktu interaksi

Panduan yang berlaku untuk kawasan Berau menetapkan maksimal 6 snorkeler dalam satu grup dengan durasi interaksi maksimal 15 menit sebelum berganti dengan grup berikutnya.

10. Jangan meninggalkan apa pun di laut

Semua sampah harus kembali ke kapal.

Sebagai filter feeder, whale shark membuka mulut untuk menyaring air sehingga sampah laut, terutama plastik, dapat menjadi ancaman serius.

Apakah Aman Berenang dengan Whale Shark?

Secara perilaku makan, whale shark tidak berburu manusia.

Makanan mereka terdiri dari organisme laut berukuran jauh lebih kecil.

Namun “tidak memangsa manusia” bukan berarti aktivitas di laut bebas risiko.

Wisatawan tetap berada:

  • di laut terbuka,
  • di sekitar kapal dan bagan,
  • dalam kondisi arus yang dapat berubah,
  • dan dekat dengan satwa berukuran sangat besar.

Karena itu, keselamatan tetap menjadi prioritas.

Gunakan perlengkapan sesuai kebutuhan, ikuti instruksi pemandu, dan jangan memaksakan diri masuk ke air jika kondisi laut atau kemampuan berenang tidak memungkinkan.

Apa yang Sebaiknya Dibawa?

Untuk perjalanan dini hari menuju Talisayan, beberapa perlengkapan sederhana dapat membuat perjalanan jauh lebih nyaman:

  • pakaian renang atau rash guard,
  • handuk,
  • dry bag,
  • topi dan perlindungan dari matahari,
  • air minum,
  • kamera atau action camera,
  • baterai cadangan,
  • obat anti-mabuk laut jika diperlukan,
  • serta pakaian kering untuk perjalanan kembali.

Untuk fotografi bawah air, ingat bahwa flash dan strobe tidak digunakan ketika berinteraksi dengan whale shark.

Cuaca dan Kondisi Laut

Perjalanan dari Kepulauan Derawan menuju perairan Talisayan melewati laut terbuka.

Karena itu, itinerary selalu harus memberi ruang untuk perubahan.

Angin, gelombang, hujan, jarak pandang, dan kondisi keselamatan kapal dapat menyebabkan perubahan jam keberangkatan, lokasi bagan, bahkan pembatalan aktivitas.

Keselamatan harus selalu lebih penting daripada mengejar encounter.

Jika kondisi laut tidak aman, keputusan untuk menunda atau membatalkan perjalanan adalah keputusan yang tepat.

Tips Memilih Waktu Perjalanan

Jika whale shark merupakan prioritas utama perjalanan ke Derawan, gunakan tiga langkah berikut:

Pertama, pilih periode perjalanan yang masuk akal secara musiman.

Aktivitas bagan secara historis banyak dikaitkan dengan periode sekitar Mei–Desember, dengan penelitian terdahulu secara khusus menyebut musim selatan sekitar Juni–Oktober.

Kedua, jangan hanya mengandalkan bulan.

Whale shark dapat muncul di luar periode tersebut dan dapat pula tidak muncul pada hari tertentu di dalam periode tersebut.

Ketiga, cek laporan terbaru menjelang keberangkatan.

Informasi nelayan dan pemandu lokal mengenai aktivitas bagan dan kemunculan beberapa hari terakhir biasanya lebih relevan untuk menentukan kondisi aktual.

Kenapa Talisayan Istimewa?

Talisayan bukan sekadar spot foto dengan hewan besar.

Kawasan ini menunjukkan hubungan yang sangat menarik antara laut, perikanan tradisional, masyarakat pesisir, dan salah satu ikan terbesar di planet ini.

Bagan yang menjadi bagian dari kehidupan nelayan justru menciptakan titik pertemuan yang memungkinkan manusia mengamati whale shark dari dekat.

Penelitian di Berau juga menunjukkan bahwa kawasan ini penting bagi hiu paus muda. Panduan konservasi Berau menyebut perairan tersebut memiliki fungsi sebagai area pertumbuhan dan mencari makan bagi individu juvenil.

Itulah mengapa wisata whale shark di Talisayan seharusnya berkembang bukan sebagai wisata massal yang mengejar interaksi sebanyak mungkin, tetapi sebagai pengalaman alam yang menghormati satwa dan masyarakat lokal.

FAQ Whale Shark Talisayan

Kapan musim terbaik melihat whale shark di Talisayan?

Whale shark dapat muncul sepanjang tahun. Namun kemunculannya sering berkaitan dengan aktivitas bagan, musim, cuaca, dan ketersediaan makanan. Penelitian terdahulu mencatat aktivitas yang mendukung kemunculan pada periode musim selatan sekitar Juni–Oktober atau dalam rentang lebih luas Mei–Desember. Tidak ada bulan yang menjamin encounter.

Apakah bulan April sampai Desember bagus?

Periode tersebut dapat digunakan sebagai jendela perencanaan yang luas, tetapi sebaiknya jangan dianggap sebagai “musim pasti”. Cek laporan kemunculan dan kondisi bagan terbaru sebelum menentukan tanggal perjalanan.

Apakah whale shark pasti muncul?

Tidak. Whale shark adalah satwa liar dan keberadaannya tidak dapat dijamin.

Jam berapa berangkat dari Pulau Derawan?

Perjalanan dari Pulau Derawan umumnya dilakukan sebelum matahari terbit. Derawan.id menggunakan sekitar pukul 04.00 WITA sebagai acuan keberangkatan, tetapi waktu aktual dapat berubah mengikuti lokasi bagan, cuaca, dan informasi lapangan.

Berapa lama perjalanan dari Pulau Derawan ke Talisayan?

Sekitar 1,5 jam dengan speedboat sebagai perkiraan umum, tetapi durasi dapat berubah tergantung cuaca, kondisi laut, kapal, dan lokasi bagan yang dituju.

Apakah boleh berenang dengan whale shark?

Boleh jika kondisi memungkinkan dan dilakukan mengikuti aturan interaksi serta arahan pemandu.

Apakah whale shark berbahaya?

Whale shark adalah filter feeder dan tidak berburu manusia. Namun ukurannya sangat besar dan aktivitas dilakukan di laut terbuka, sehingga wisatawan tetap wajib menjaga jarak, tenang, dan mengikuti aturan keselamatan.

Apakah boleh menyentuh whale shark?

Tidak. Jangan menyentuh, mengejar, menunggangi, atau mengganggu whale shark.

Apakah boleh memberi makan whale shark?

Tidak. Wisatawan tidak diperbolehkan memberi makan whale shark.

Apakah boleh membawa GoPro atau kamera bawah air?

Boleh, tetapi jangan menggunakan flash atau strobe ketika berinteraksi dengan whale shark.

Berapa lama boleh berenang bersama whale shark?

Panduan interaksi di kawasan Berau menetapkan maksimal enam snorkeler dalam satu grup dengan durasi interaksi maksimal 15 menit.

Bagaimana jika cuaca buruk?

Aktivitas dapat diubah, ditunda, atau dibatalkan apabila kondisi laut tidak aman. Keselamatan wisatawan dan perlindungan satwa harus menjadi prioritas.

Sebelum Berangkat ke Talisayan

Datanglah dengan ekspektasi yang tepat.

Whale shark bukan atraksi yang dijadwalkan tampil pada jam tertentu.

Anda sedang memasuki habitat satwa liar.

Kadang perjalanan dini hari berakhir dengan beberapa ekor whale shark berenang perlahan di bawah permukaan. Pada kesempatan lain, laut mungkin tidak memberikan encounter yang diharapkan.

Justru ketidakpastian itulah bagian dari pengalaman melihat satwa di alam.

Cek kondisi laut, aktivitas bagan, dan laporan kemunculan terbaru sebelum berangkat — lalu ketika akhirnya bertemu, nikmati momennya tanpa mengejar, menyentuh, atau mengganggu mereka.

Talisayan bukan sekadar tempat untuk “berenang bersama whale shark”.

Ia adalah salah satu bagian penting dari ekosistem laut Berau yang layak dinikmati sekaligus dijaga.

Paket wisata terkait